kanaka.store ; Begini Kiat Menjadi Ibu Ramah Lingkungan


Memilih popok kain merupakan salah satu cara menjadi ibu ramah lingkungan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menjadi seorang ibu yang sangat ideal tentang ramah lingkungan akan menjadi sebuah pengalaman yang menyenangkan. Jika anda ingin tetap menjalankan kebiasaan sebelumnya yakni ramah lingkungan.

Namun memiliki bayi akan membuat anda lari dari idealisme tersebut karena harus membeli pampers atau popok bayi yang pastinya akan membuat anda memproduksi limbah rumah tangga lebih banyak. 

Eren Rhodes seorang blogger eco-lifestyle membagikan tips bagaimana tetap menjadi seseorang yang ramah lingkungan sekalipun anda telah memiliki bayi. Berikut ini dilansir dari Mindbodygreen tips-tips tersebut 

1. Bergabung dengan perpustakaan mainan

Bayi tentunya akan memiliki mainan dan siapa pun yang memiliki anak akan memahami seberapa cepat mainan ini menjadi membosankan. Jika ingin tetap ramah lingkungan, Erin Rhoads, seorang blogger eco-lifestyle mengatakan untuk bergabung dengan perpustakaan mainan.

Untuk biaya keanggotaan yang kecil, anda dapat memilih dari ribuan mainan sewaan untuk berbagai usia. Hal ini tidak hanya membantu mengurangi pemborosan, tetapi juga mengajarkan anak-anak untuk menjaga apa yang mereka pinjam. Ketika orang ingin memberi kami mainan, saya hanya meminta mereka memilih yang bekas.

2. Memilih popok kain

Popok sekali pakai selain hanya membuat tempat sampah penuh juga dapat menghabiskan uang. Maka popok kain adalah solusinya. Apalagi popok kain bisa dicuci dan dapat digunakan kembali, tentu hal tersebut dapat menguntungkan. 

3. Membuat Makanan Bayi Sendiri

Alih-alih membeli makanan bayi yang sudah jadi dan dijual di supermarket anda bisa membuat makanan bayi sendiri. Menghindari makanan sudah jadi juga berarti Anda akan melewatkan aditif, pengawet, dan gula licik yang dapat ditemukan di banyak formula makanan bayi hari ini. Selain itu, membuat makanan bayi sendiri jauh lebih murah karena bayi Anda makan apa yang Anda makan.

4. Membeli Barang Bekas

Erin mengatakan bahwa mereka memilih untuk mendapatkan semua yang mereka butuhkan untuk putra kami, baik itu oleh keluarga dan teman-teman, yang dibeli melalui tempat-tempat seperti Facebook Marketplace, eBay, Gumtree, atau grup-grup bayi Facebook khusus di daerah kami. Bayi tumbuh sangat cepat sehingga mereka tidak dapat menggunakan pakaian dalam beberapa tahun.

Membeli bekas membantu mengurangi sumber daya dan limbah, dan itu juga masuk akal secara finansial. Meskipun begitu tetap perhatikan apakah baik untuk si bayi. Membeli barang bekas ini juga berlaku untu hal seperti box tidur bayi, lemari pakaian dan lain-lainnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *