kanaka.store ; Kapan Sebaiknya Bayi Mengonsumsi Makanan Padat?


Peneliti menilai bayi usia enam bulan sudah bisa diberikan makanan padat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — American Academy of Pediatrics merekomendasikan menyusui selama enam bulan dan memulai makanan padat sekitar waktu itu. Namun American Academy of Allergy, Asthma, and Immunology menyatakan bahwa bayi dapat memulai makanan padat mulai dari empat bulan.

“Saya sangat yakin bahwa makanan padat harus diperkenalkan ketika bayi sudah siap secara perkembangan, yang terjadi antara empat dan enam bulan untuk sebagian besar bayi,” kata Dr. Frank R. Greer, peneliti nutrisi bayi di Universitas Wisconsin seperti dilansir dari laman Health Line, Rabu (26/7).

Ia mengatakan satu-satunya bayi yang seharusnya tidak diperkenalkan pada makanan padat sampai setelah enam bulan adalah mereka yang tidak siap secara perkembangan. Greer mengatakan sebagian besar bayi yang terlibat dalam penelitian mengonsumsi makanan padat hasilnya memang telah siap. Hanya saja ia menolak berkomentar tentang memperkenalkan makanan padat sebelum empat bulan berdasarkan data.

“Sebagian besar bayi sudah siap untuk makan makanan padat selama empat hingga enam bulan,” kata Dr. Anthony F. Porto, seorang ahli gastroenterologi pediatrik di Yale-New Haven Health di Connecticut. Jika makanan padat diperkenalkan lebih awal dari empat bulan, ada risiko obesitas pada masa kanak-kanak.

Natalia Stasenko, seorang ahli diet terdaftar dari New York City yang mengkhususkan diri dalam nutrisi anak-anak, mengatakan dia tidak merekomendasikan memulai makanan padat sampai bayi dapat duduk tegak tanpa dukungan, mulai kehilangan refleks “dorongan” dan dapat mengangkat kepala mereka. 

“Memulai makanan padat sebelum bayi siap dapat menyebabkan peningkatan risiko tersedak karena mereka tidak dapat duduk tegak dan memanipulasi makanan padat di mulut mereka dengan aman,” katanya. 

Tidak semua bayi harus memulai makanan padat pada enam bulan. Beberapa bayi siap untuk makanan padat hanya pada tujuh bulan atau lebih, terutama yang lahir prematur atau dengan keterlambatan perkembangan. Semua bayi berbeda dalam hal pengembangan. Satu paling penting adalah memperhatikan tanda-tanda kesiapan untuk makanan padat.

Ia mengatakan dia bekerja secara teratur dengan orang tua yang bayinya memiliki masalah makan. “Pada saat yang sama, hubungan orangtua-anak di sekitar makanan sangat penting dalam membantu anak-anak mengembangkan hubungan yang sehat dengan makanan dan tetap selaras dengan rasa lapar dan kenyang mereka,” ujarnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *