kanaka.store – Pendap, Pepes Bengkulu Isi Ikan 'Busuk'


Pendap dimasak 8 jam untuk mematangkan daun talas pembungkus ikan.

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU — Pepes kerap disebut sebagai makanan yang lebih sehat karena tidak digoreng. Pepes ternyata juga bukan cuma ada di Pulau Jawa, melainkan terdapat pula di Bengkulu.

Pendap adalah nama pepes khas Bengkulu. Berbeda nama membuatnya berbeda pula dengan pepes kebanyakan.

Jika pepes berbahan ikan yang dirempahi dan dibungkus dengan daun pisang, maka pendap memiliki ciri khas mencolok lain dari bahan dan rempahnya. Yaitu ikan yang digunakan difermentasi dulu.

“Pepes kan ikannya dirempahi, dibungkus daun pisang lalu dibakar atau dikukus. Sedangkan pendap, untuk bahan utama yakni ikan, itu harus difermentasi atau kalau kata orang dibusukkan dulu,” kata salah satu penggiat sekaligus penjual pendap di Jalan Tanjung Agung, Kota Bengkulu, Siti Suryani, Selasa (22/5).

Selain itu yang membedakan makanan khas Bengkulu ini dengan pepes lainnya lanjut dia, yaitu ikan dan rempah dilumuri parutan kelapa yang masih muda. Selanjutnya bahan utama ini dibungkus dengan beberapa lapis daun talas.

Baca juga: Segar Berkuah Khas Makassar

Daun ini nantinya ikut dimakan bersama lauk utama yang terbungkus di dalamnya. “Nah setelah dibungkus daun talas, lalu baru terakhir dibungkus dengan daun pisang, dan dikukus,” kata dia.

Berbeda dengan pepes yang hanya butuh waktu 30 menit sampai satu jam dipanggang atau kukus, pendap membutuhkan waktu terbilang sangat cukup lama pengukusannya. Kira-kira mencapai delapan jam.

“Kalau tidak rasanya kurang enak, mudah basi, atau terasa asam. Daun talas pun akan menyebabkan gatal di lidah jika dikukus sebentar saja,” ujarnya.

Untuk satu porsi pendap, ibu dua anak ini menjual dengan harga yang cukup murah yakni hanya Rp 10 ribu saja. Seporsi sudah bisa menjadi lauk makanan bagi hingga empat orang.

“Ini cocok dihidangkan saat berbuka atau sahur. Peminat tidak hanya masyarakat lokal. Tapi pembelinya juga tamu hotel sebagai oleh-oleh bagi mereka, pendap bisa bertahan selama tiga hari,” ujarnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *