kanaka.store – Ratu Inggris Jawab Kontroversi Seputar Selai atau Krim


Bagi masyarakat Inggris, tradisi minum teh tidak bisa dipandang sepele.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Minum teh sambil ditemani dengan kue krim kecil telah menjadi tradisi di Inggris sejak abad ke-11. Sejak saat itu beredar argumen kecil seputar urutan menaruh selai dan krim di kue scone khas Inggris. Publik selalu bingung, apakah mengoles krim dulu baru selai di atas scone, atau sebaliknya?

Pada daerah Devon atau barat daya Inggris biasanya tradisinya terlebih dulu mengoleskan krim pada kue diikuti selai. Sementara tradisi Cornish adalah mengoleskan selai terlebih dulu kemudian krim.

Masyarakat kemudian penasaran bagaimana cara Ratu Elizabeth II memakan kuenya. Mantan koki keluarga kerajaan Inggris periode 1982-1993, Darren McGrady mengungkapkannya melalui akun Twitternya.

“Selai dulu di pesta taman Buckingham Palace! Ratu selalu mengoleskan selai homemade Balmoral kemudian dengan krim di atasnya (kue) dalam pesta taman Buckingham Palace baik di tenda kerajaan dan semua pesta teh kerajaan,” kata McGrady dikutip dari Independent, Senin (19/3).

Pernyataan tersebut memberi jawaban atas kebingungan publik. Sebelumnya muncul iklan yang memicu kemarahan karena krim dioleskan lebih dulu baru selai. Adalah Cornish National Trust Property Lanhydrock House and Garden yang mengunggah gambar itu. Penduduk setempat heboh dan berargumen kue telah disiapkan sesuai tradisi Devon, bukan Cornish.

“Ada beberapa hal yang tidak bisa Anda lakukan terkait kepercayaan nasional dan memberi gambaran tentang tradisi Devon untuk acara tradisi Cornish adalah memuakkan,” komentar seseorang di unggahan tersebut.

Pihak National Property sudah meminta maaf karena mengunggah gambar tersebut. Mereka menjelaskan hal itu adalah sebuah kesalahan.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *