kanaka.store : Yang Mesti Diperhatikan Ibu Ketika Menyimpan Stok ASI


Perhatikan suhu saat hendak menyimpan stok ASI. (Foto: Depositphotos)

AURA.CO.ID – Salah satu momen terberat bagi wanita karier, bisa jadi saat masa cuti melahirkan berakhir. Padahal, masa pemberian ASI eksklusif belum usai. Beberapa bulan setelah bayi lahir, ibu yang harus kembali bekerja dapat memberikan ASI eksklusif dengan memakai alat bantu misalnya breast pump. Ibu dapat memerah ASI dua-tiga kali lalu disimpan di termos es untuk dibawa pulang.

Bu, ada hal yang perlu diperhatikan saat menyimpan ASI. Head of Personal Health Philips Indonesia, Yongky Sentosa memaparkan, ASI yang disimpan pada suhu 19 sampai 25 derajat celsius dapat bertahan selama 4-8 jam. Bila ASI disimpan di lemari es bersuhu 0 sampai 4 derajat celsius bisa bertahan selama 1-2 hari.

ASI yang disimpan di lemari pembeku pada lemari es satu pintu dapat bertahan hingga 2 bulan. Sementara penyimpanan ASI di freezer pada lemari es dua pintu membuatnya awet hingga 4 bulan. Tempat menyimpan ASI sebaiknya dari plastik polietylen atau gelas kaca.

“Berdasar fakta dan data itu, kami mendukung pemberian ASI eksklusif, terutama bagi ibu yang kembali bekerja atau melakukan aktivitas lainnya pada masa menyusui. Karenanya, kami hadirkan peralatan menyusui seperti pompa ASI Philips Avent mulai dari elektrik, manual, serta tipe pompa ASI single dan twin,” urai Yongky di Jakarta, pekan ini.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *