kanaka.store : Cynthia Tenggara Bisnis Kuliner Berrykitchen Sambil Mengasuh Bayi


TABLOIDBINTANG.COM – Semakin banyak pelanggan membuat Cynthia Tenggara harus mencari tempat yang lebih besar khususnya bagian dapur. Terlebih ia kini memiliki 100 karyawan.

Dua tahun lalu, Berrykitchen mendapat kucuran dana segar sebesar 16,6 miliar rupiah dari Sovereign’s Capital, sebuah perusahaan venture capital dari Amerika Serikat yang fokus pada investasi tahap awal di Indonesia dan beberapa pasar lain.

Anda yang ingin memesan, bisa mendapatkan informasi menu makanan yang ditawarkan ditambah jumlah kalori yang terkandung dalam makanan melalui aplikasi dan situs web Berrykitchen.

“Kami mulai memasak jam 6 pagi sampai jam 9 pagi, lalu pengemasan sampai jam 10. Setelah itu baru makanan diantar ke semua pelanggan dibantu kurir,” cerita Cynthia yang juga mempekerjakan kurir freelance.

Cynthia Tenggara Bisnis Kuliner Berrykitchen Sambil Mengasuh Bayi (Bambang / tabloidbintang.com)

Sibuk berbisnis, Cynthia tidak meninggalkan kewajiban sebagai ibu dari Fay yang kini berusia satu tahun. Setiap bekerja ia selalu memboyong Fay ke kantor Berrykitchen yang terletak di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat. Ia tidak ingin anaknya kekurangan perhatian dan cinta darinya.

“Sekarang saya mengasuh 2 bayi. Yang pertama Fay dan kedua Berrykitchen, jadi semuanya harus berkembang dengan baik,” seru Cynthia.

Selain mengasuh di kantor, sepulang bekerja dari kantor pukul 3 sore misalnya, Cynthia bisa fokus sepenuhnya mengasuh Fay di rumah.

“Kalau sedang bersama anak di rumah saya tetap bekerja juga misalnya berkoordinasi dengan karyawan melalui sambungan telepon atau mengirim surel,” tegas Cynthia yang selalu mengajak putrinya keluar kantor jika ada urusan  pekerjaan.  

(han / gur)

Penulis Yohanes Adi Pamungkas

Editor Tubagus Guritno

loading…

KOMENTAR

Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *